Kenapa HPL Mudah Mengelupas? 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya 

Memiliki interior rumah yang mewah tentu menjadi impian semua orang. Namun, dibalik kemewahan tersebut, ada material penting yang tidak boleh dilewatkan, yakni lem High Pressure Laminate (HPL) karena mampu merekatkan lapisan lebih kuat dan kokoh.

Sayangnya, banyak pengrajin lokal yang sering mengalami masalah lapisan HPL bergelombang atau mudah mengelupas, padahal baru saja direkatkan. Alhasil, bisa mengurangi estetika produk, merusak material, hingga nilai jual turun signifikan.

Lalu, kenapa HPL mudah mengelupas? Bagaimana cara mengatasinya agar interior maupun furniture tetap berkualitas serta bernilai jual tinggi? Milanians hanya perlu menyimak penjelasannya di bawah ini!

Tanda-tanda HPL Mulai Mengelupas Tanpa Disadari

Sebelum lapisan HPL benar-benar terlepas, biasanya ada beberapa tanda awal yang sering tidak disadari. Munculnya bagian tepi yang sedikit terangkat misalnya. Awalnya hanya beberapa milimeter, tetapi lama-kelamaan area tersebut semakin melebar.

Selain itu, saat permukaan ditekan, HPL terasa sedikit kosong atau berbunyi karena bagian bawahnya sudah tidak merekat sempurna. Kondisi ini menunjukkan daya rekat lem mulai berkurang.

Perubahan lainnya dapat terlihat dari munculnya gelembung udara, lipatan kecil, atau permukaan yang terlihat tidak rata. Jika dibiarkan, bagian tersebut akan semakin mudah robek ketika terkena benturan atau tertarik.

Pada beberapa furniture, HPL juga mulai terlihat bergeser dari posisi semula sehingga sambungan antar lembar menjadi tidak presisi. Semua tanda tersebut merupakan indikasi bahwa lapisan perekat sudah mulai kehilangan kekuatannya.

Kenapa HPL Mudah Mengelupas?

kenapa HPL mudah mengelupas

1. Pengaplikasian Lem yang Keliru, Tidak Sesuai Anjuran

Salah satu penyebab utama kenapa HPL mudah mengelupas adalah proses aplikasi lem yang tidak mengikuti petunjuk penggunaan. Misalnya, lem dioles terlalu tipis, terlalu tebal, atau kedua permukaan langsung ditempel tanpa menunggu waktu pengeringan sesuai rekomendasi. Akibatnya, daya rekat tidak terbentuk secara maksimal sehingga HPL lebih cepat terangkat.

2. Tidak Memberikan Tekanan Kuat Saat Aplikasi

Setelah lem diaplikasikan, permukaan HPL harus ditekan secara merata menggunakan roller atau alat press. Tekanan yang kurang kuat membuat udara menjadi terjebak di antara HPL dan media, sehingga hanya sebagian permukaan yang benar-benar merekat. Kondisi ini menjadi salah satu alasan kenapa HPL mudah mengelupas setelah digunakan beberapa waktu atau bahkan baru selesai pengaplikasian lem.

3. Permukaan Material Kotor dan Lembap

Debu, minyak, sisa serbuk kayu, maupun kelembapan pada permukaan papan dapat menghambat proses perekatan. Lem tidak dapat menempel langsung pada material sehingga ikatan menjadi lemah. 

4. Lem yang Digunakan Kurang Berkualitas

Tidak semua lem memiliki daya rekat yang dirancang khusus untuk pemasangan HPL. Lem dengan kualitas rendah biasanya memiliki ikatan yang cepat melemah, sehingga sambungan lebih mudah terlepas, terutama ketika furniture sering digunakan. 

5. Perubahan Suhu Ekstrem

Furniture yang sering terkena panas matahari langsung atau perubahan suhu yang sangat drastis akan mengalami proses pemuaian dan penyusutan. Jika daya rekat lem tidak cukup fleksibel mengikuti perubahan tersebut, lapisan HPL perlahan akan terangkat, terutama pada bagian tepi.

6. Usia Pakai Sudah Bertahun-tahun

Setelah digunakan selama bertahun-tahun, kekuatan adhesi dapat menurun secara alami akibat paparan panas, kelembapan, maupun beban penggunaan sehari-hari. Tak heran, jika HPL lama memang lebih berisiko mengalami pengelupasan dibanding pemasangan baru.

7. Sambungan pada Material Tidak Rapi

Kesalahan saat memotong maupun menyambung HPL juga menjadi penyebab kenapa HPL mudah mengelupas. Sambungan yang kurang presisi membuat sebagian sisi tidak memperoleh bidang rekat yang cukup. Akibatnya, bagian tersebut menjadi titik awal pengelupasan yang kemudian menyebar ke area lainnya.

Baca Juga: Penyebab Lapisan HPL Menggelembung Setelah Dipasang

Risiko Jika Lem HPL Mulai Mengelupas Dibiarkan Saja

Membiarkan lapisan HPL mengelupas pada furniture atau interior bisa berdampak buruk, di antaranya:

  • Pengelupasan semakin meluas ke seluruh permukaan.
  • Furniture terlihat kusam dan tidak rapi.
  • Air serta debu mudah masuk ke bawah lapisan HPL.
  • Material dasar lebih cepat rusak.
  • Muncul gelembung pada permukaan.
  • Sudut HPL mudah tersangkut dan robek.
  • Biaya perbaikan menjadi lebih besar.
  • Umur pakai furniture menjadi lebih pendek.
  • Nilai estetika interior menurun.
  • Pada akhirnya seluruh lapisan HPL perlu diganti.

Apakah HPL yang Mengelupas Bisa Diperbaiki? 

Bisa, selama kerusakan belum terlalu parah. Jika hanya sebagian kecil yang mulai terangkat dan kondisi HPL masih utuh, proses perbaikan dapat dilakukan dengan membersihkan area tersebut, kemudian mengaplikasikan kembali lem yang sesuai sebelum ditekan hingga merekat sempurna.

Namun, apabila lapisan HPL sudah robek, menggelembung di banyak titik, atau daya rekat hampir seluruhnya hilang, proses penambalan biasanya tidak memberikan hasil yang maksimal. Pada kondisi seperti ini, penggantian HPL menjadi solusi yang lebih efektif.

Kapan Sebaiknya Lapisan HPL Diganti? 

Penggantian HPL sebaiknya dilakukan ketika kerusakan sudah terlalu luas sehingga proses perbaikan tidak lagi efisien. Misalnya, sebagian besar permukaan telah mengelupas, warna HPL sudah memudar, banyak sambungan yang terbuka, atau papan dasar mulai mengalami kerusakan akibat air.

Mengganti seluruh lapisan HPL juga menjadi pilihan terbaik apabila furniture akan digunakan kembali dalam jangka panjang. Dengan pemasangan yang benar serta penggunaan lem berkualitas, hasil finishing akan lebih rapi dan tahan lama.

Cara Mengatasi Lem HPL yang Mulai Mengelupas agar Rekatan Kembali Sempurna

1. Bersihkan Dulu Area yang Sudah Mulai Mengelupas

Hilangkan sisa lem lama, debu, minyak, maupun kotoran yang masih menempel menggunakan kain bersih atau scraper. Permukaan yang bersih membuat lem baru dapat menempel secara optimal tanpa terhalang lapisan lama.

2. Aplikasikan Kembali Lem Sesuai Petunjuk

Gunakan lem HPL sesuai rekomendasi pabrik. Oleskan secara merata pada kedua permukaan yang akan direkatkan, lalu tunggu hingga mencapai kondisi yang dianjurkan sebelum kedua material ditempel.

3. Jika Area yang Mengelupas Besar, Material Perlu Dilepas dari Lem Dulu

Apabila pengelupasan sudah meluas, sebaiknya lepaskan terlebih dahulu seluruh bagian HPL yang bermasalah. Setelah itu, bersihkan sisa perekat lama hingga permukaan kembali rata sebelum proses pemasangan ulang dilakukan.

4. Saat Aplikasi, Tekan Kuat Lem agar Merekat Sempurna

Gunakan roller, balok kayu, atau alat press untuk memberikan tekanan yang merata pada seluruh permukaan. Tekanan yang cukup membantu mengeluarkan udara yang terjebak sekaligus meningkatkan kekuatan ikatan lem.

5. Rapikan Kembali Tepi Jika Masih Terangkat

Periksa seluruh sisi HPL setelah pemasangan selesai. Jika masih terdapat bagian yang sedikit terangkat, segera tekan kembali sebelum lem benar-benar mengering. Langkah sederhana ini dapat mencegah pengelupasan yang lebih besar di kemudian hari.

6. Lakukan Finishing

Setelah proses perekatan selesai, bersihkan sisa lem yang keluar dari sambungan agar hasil akhir terlihat rapi. Pastikan furniture tidak langsung digunakan hingga waktu curing lem selesai sehingga daya rekat dapat mencapai kekuatan maksimal.

Baca Juga: Temukan Solusi Adhesive Kayu Ramah Lingkungan yang Tepat untuk Kebutuhan Industri

Rekomendasi Lem HPL Terbaik agar Kualitas Sambungan Kuat dan Tidak Mudah Mengelupas

Milan Lem HPL sebagai lem laminasi HPL terbaik

Selain teknik pemasangan yang benar, pemilihan lem menjadi faktor paling penting agar HPL tidak mudah terlepas. Lem berkualitas memiliki daya rekat tinggi, mudah diaplikasikan, mampu menempel secara merata, serta menghasilkan sambungan yang kuat dalam penggunaan jangka panjang.

Jika Milanians sedang membutuhkan lem HPL untuk berbagai kebutuhan seperti furniture, kabinet, maupun interior lain – Milan Lem HPL menjadi solusi terbaik.

Alasannya sederhana, Milan Lem HPL sebagai lem water based, telah dirancang khusus untuk merekatkan lapisan HPL dan PVC sheet dengan daya rekat kuat. Bahkan, pemakaiannya juga cepat dan praktis, karena Milanians bisa langsung tempel tidak perlu menunggu setengah kering (flash off)

Keunggulan lain dari Milan Lem HPL adalah diklaim sudah ramah lingkungan, anti bau yang menyengat, serta tahan terhadap panas. Tak heran, jika produk ini menjadi pilihan untuk merekatkan lapisan HPL.

Tidak Ingin Lapisan HPL Mudah Mengelupas? Gunakan Milan Lem HPL, Terbukti Kuat dan Tahan Lama!

Jika Milanians ingin menghindari masalah HPL mudah mengelupas, pastikan tidak hanya menggunakan teknik pemasangan yang benar, tetapi juga memilih lem HPL dengan kualitas terbaik. 

Itulah kenapa PT Indocipta Wisesa, menghadirkan produk Milan Lem HPL untuk menjawab kebutuhan dan masalah tersebut. Produk ini hadir dengan formula khusus untuk merekatkan laminasi HPL dan PVC sheet untuk berbagai kebutuhan interior dengan daya rekat super kuat.

Jangan ragu pilih Milan Lem HPL untuk kebutuhan interior Milanians! Buktikan sendiri dengan pesan produknya di Milan Indonesia. Klik banner di bawah ini, Milanians akan langsung terhubung bersama tim ahli kami!

Customer service wanita Indonesia dengan seragam hitam logo Milan di lingkungan industrial modern PT Indocipta Wisesa bersama produk coating, adhesive, dan industrial finishing profesional.