Adhesive PU X

Adhesive PU X merupakan lem kayu polyurethane (PU) yang dirancang khusus untuk merekatkan kayu dengan kadar kelembaban tinggi di atas 12%. Daya rekatnya kuat, tahan lama, dan tidak mudah lepas.

Adhesive PU X: Perekat Kayu Khusus Kelembapan Tinggi untuk Hasil Maksimal & Tahan Lama

Adhesive PU X adalah lem atau perekat kayu polyurethane (PU) yang dirancang khusus untuk merekatkan kayu dengan kadar kelembaban tinggi di atas 12%. Formulanya memberikan daya rekat yang kuat dan tahan lama, sehingga ideal untuk berbagai kebutuhan industri maupun pengerjaan kayu profesional.

Sebagai lem kayu yang kuat, Adhesive PU X mampu menghasilkan ikatan yang kokoh pada berbagai jenis kayu yang sulit direkatkan akibat kandungan air yang tinggi. Produk ini membantu meningkatkan kualitas sambungan sekaligus meminimalkan risiko kegagalan perekat.

Bahkan, produk ini juga bisa digunakan untuk laminasi dan pengisi celah cor bangunan. Hasilnya pun kuat dan tahan terhadap solvent maupun bahan kimia lainnya. Keunggulan ini membuat PU X cocok untuk kebutuhan interior maupun eksterior berbagai jenis hunian.

Untuk hasil rekat khusus kayu dengan kelembapan tinggi yang maksimal dan tahan lama, percayakan pada Adhesive PU X. Pesan produknya sekarang dengan tekan banner di bawah ini!

Banner promosi produk Milan Coating & Adhesive dengan teknisi Indonesia menggunakan wood coating dan menampilkan berbagai produk premium finishing industrial dari Milan.co.id.

Kemasan

Tersedia dalam ukuran kemasan 0,4 kg dan 0,8 kg, Adhesive PU X menjadi solusi perekat kayu yang praktis untuk proyek maupun kebutuhan produksi harian.

Keunggulan Adhesive PU X

1. Satu komponen, mudah diaplikasikan

2. Superior bonding, daya rekat sangat kuat

3. Cocok untuk kayu basah / lembab (MC 18%-40%)

4. Waterproof, cocok untuk interior dan eksterior

5. Tahan terhadap solvent dan bahan kimia lainnya

6. Memenuhi persyaratan EN 204 (B4/D4)

Cara Pemakaian Adhesive PU X

1. Kayu harus bebas debu dan bebas minyak

2. Pastikan permukaan kayu rata pada kedua sisi yang akan direkatkan. Maksimal celah atau selisih permukaan tidak melebihi 0,5 mm.

3. Sedikit dibasahi salah satu permukaan kayu dengan kain basah, jangan terlalu basah, dan seka air yang tersisa (MC 18%-40%)

4. Aplikasikan MIlan PU X secara merata ke permukaan kayu yang lainnya (permukaan kayu yang kering). Jangan terlalu banyak. Milan PU X akan mengembang secara volume.

5. Satukan kedua permukaan kayu dan press menggunakan clamp. Pastikan press dengan kuat sampai lem meleleh ke luar sambungan.

6. Segera usap lelehan lem dengan kain kering atau thinner sampai bersih agar lem tidak kering diluar. Gunakan pahat untuk membersihkan lelehan lem yang sudah terlanjur kering.

7. Biarkan lem kering sempurna sebelum melakukan tahap pewarnaan. Amplas sisa perekat dari permukaan yang akan diwarnai.

8. Lepas clamp setelah 45-55 menit, kemudian dapat melanjutkan ke proses berikutnya.
*waktu ideal untuk test bonding 12 jam
*waktu kering dipengaruhi oleh kelembaban suhu, dan porositas permukaan

9. Produk ini kering dengan paparan kelembaban. Seka tutup botol dan nosel hingga bersih dengan kain kering. Peras sisa udara dari botol sebelum menutup dan tutup rapat dengan erat. Simpan botol di tempat yang sejuk dan kering. Jauhkan dari sumber panas seperti sinar matahari langsung.

Do & Don't

Do

Baca petunjuk kemasan dan pastikan permukaan kayu bersih dari debu, minyak, kotoran, atau lapisan finishing yang dapat mengurangi daya rekat.

Amplas ringan jika diperlukan, lalu bersihkan untuk mendapatkan hasil rekat yang optimal.

Aplikasikan adhesive secara merata dan segera satukan permukaan sebelum adhesive mulai mengering.

Berikan tekanan yang cukup selama penjepitan (±60 menit) dan biarkan adhesive mengering sempurna sebelum diberi beban.

Bersihkan alat setelah digunakan dan simpan produk dengan benar di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.

 

Don’t

Jangan aplikasikan lem pada permukaan kotor, berdebu, basah, atau pada suhu yang terlalu tinggi/rendah.

Jangan mencampur lem dengan bahan kimia lain dan jangan menggunakan alat yang terkontaminasi.

Jangan menunda penyatuan permukaan setelah aplikasi lem, dan pastikan tekanan penjepitan cukup selama proses pengeringan.

Jangan melepas penjepit, menyentuh, atau menggerakkan sambungan terlalu cepat sebelum lem mengering sempurna.

Jangan memberikan beban, menguji kekuatan rekat, atau menyimpan produk dengan cara yang tidak sesuai sebelum proses pengeringan dan penyimpanan yang benar dilakukan.