Lem Vinyl

Lem Vinyl dari Milan merupakan lem water based yang dirancang khusus untuk pemasangan lantai vinyl dan karpet. Bahkan, produk ini juga mudah diaplikasikan pada permukaan berbagai substrat seperti keramik, beton, kayu, dan triplek.

Lem Vinyl : Lem Water Based Andal untuk Vinyl & Karpet, Rekat Kuat di Berbagai Permukaan

Lem Vinyl dari Milan sudah water based yang dirancang khusus untuk pemasangan lantai vinyl dan karpet. Dengan daya rekat kuat dan aplikasi yang mudah, produk ini membantu menghasilkan pemasangan yang rapi, kuat, dan tahan lama untuk berbagai kebutuhan interior.

Tidak hanya ideal untuk vinyl dan karpet, produk ini juga dapat diaplikasikan pada berbagai substrat seperti keramik, beton, kayu, dan triplek. Formulanya memberikan ikatan yang stabil sehingga membantu menjaga posisi material tetap presisi selama proses pemasangan.

Keunggulannya ada pada kemudahan penggunaannya, yakni hanya perlu diaplikasikan pada satu sisi permukaan saja. Bahkan, lem lantai vinyl dan karpet ini juga sudah ramah lingkungan, sehingga aman digunakan serta tidak menimbulkan dampak buruk pada material.

Tidak hanya itu, lem vinyl ini juga mendukung hasil laminasi yang optimal serta memastikan proses finger jointing berjalan lebih sempurna. Daya rekat yang konsisten membantu meningkatkan kualitas sambungan sekaligus memberikan hasil akhir yang lebih kuat.

Butuh lem water based untuk lantai vinyl dan karpet dengan daya rekat tinggi, mudah diaplikasikan, dan cocok untuk berbagai permukaan? Lem Vinyl dari Milan solusinya! Pesan sekarang dengan klik banner di bawah ini!

Banner promosi produk Milan Coating & Adhesive dengan teknisi Indonesia menggunakan wood coating dan menampilkan berbagai produk premium finishing industrial dari Milan.co.id.

Kemasan

Demi mendukung berbagai kebutuhan, Lem Vinyl dari Milan hadir dengan pilihan ukuran kemasan yang bisa disesuaikan dengan pekerjaan Anda, yakni:

  • 1 kg
  • 4 kg
  • 20 kg

Keunggulan Lem Vinyl

Ada beberapa keunggulan yang bakal Anda dapatkan ketika mengaplikasikan lem vinyl untuk lantai keramik maupun substrat lain, di antaranya:

1. Praktis aplikasi 1 sisi

2. Efisien

3. Water-based ramah lingkungan

4. Daya rekat kuat

5. Bisa diaplikasikan di atas keramik, beton, kayu, dan triplek

Panduan Pemakaian Lem Vinyl

Pemakaian Lem Vinyl water based dari Milan sangat mudah dan tidak ribet, sehingga bakal lebih efisien saat digunakan untuk berbagai kebutuhan interior melalui tahapan:

1. Bersihkan permukaan lantai dari debu atau kotoran lainnya.
2. Aplikasikan Lem Milan Vinyl dengan kuas pada permukaan lantai
3. Tunggu selama +- 10 menit sampai lem yang berwarna putih berubah menjadi bening
4. Lantai vinyl bisa langsung ditempelkan di atasnya

 

Video Tutorial Pemakaian Lem Vinyl

Merasa hasilnya masih kurang rekat setelah mengikuti panduan di atas? Tenang saja, Anda masih bisa melakukan pemakaiannya dengan mengikuti video tutorial di bawah ini!

Do & Don't

Do

Ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan produk.

Pastikan permukaan substrat bersih, bebas debu, dan tidak basah sebelum aplikasi.

Bersihkan area kerja menggunakan sikat atau lap bersih.

Aplikasikan adhesive secara merata dengan ketebalan sesuai rekomendasi.

Rekatkan kedua substrat setelah adhesive berubah dari putih menjadi bening.

Berikan tekanan merata pada area yang direkatkan untuk daya lekat optimal.

Bersihkan alat setelah digunakan dan simpan adhesive di tempat sejuk, kering, serta jauh dari paparan sinar matahari dan jangkauan anak-anak.

 

Don’t

Jangan aplikasikan lem pada permukaan yang kotor, berdebu, atau basah karena dapat mengurangi daya rekat.

Jangan menyatukan permukaan terlalu cepat, berikan waktu jeda agar ikatan terbentuk optimal.

Jangan mengaplikasikan lem pada kedua sisi permukaan, cukup pada satu sisi untuk penggunaan yang lebih efisien.

Jangan mengabaikan tekanan saat perekatan karena dapat menyebabkan ikatan lemah dan munculnya celah.

Jangan mencampur lem siap pakai dengan bahan kimia lain yang tidak direkomendasikan.

Jangan menggunakan alat yang terkontaminasi bahan lain karena dapat menurunkan kualitas perekat.

Jangan menyentuh, menggerakkan, menguji kekuatan perekat sebelum benar-benar kering, serta hindari penyimpanan yang tidak sesuai rekomendasi.